ANALISA PENYEBAB GANGGUAN JARINGAN DISTRIBUSI GI SIRIMAU PT PLN. (PERSERO) AREA AMBON MENGGUNAKAN METODE FTA (FAULT TREE ANALISYS)
DOI:
https://doi.org/10.54463/je.v2i2.49Keywords:
Penyulang, Fault Tree Analisys, Gardu Induk, GangguanAbstract
Gangguan jaringan distribusi listrik Dapat di artikan bahwa adanya energi listrik yang hilang baik secara teknis maupun non teknis. Hal ini dapat di lihat berdasarkan data gangguan 5 (lima) Penyulang yang ada pada Gardu Induk Sirimau, maka diketahui bahwa rata-rata gangguan jaringan yang terjadi paling banyak di bulan Januari – Desember tahun 2021, yaitu pada Penyulang Ahuru dengan jumlah gangguan 30. Selanjutnya pada Penyulang Karpan 1 dengan jumlah gangguan 18, Penyulang Karpan 2 14, Penyulang Manusela 6, dan Penyulang yang paling sedikit terjadi gangguan yakni penyulang Tantui Atas dengan jumlah gangguan hanya 3. Sesuai dengan data tersebut maka data diolah dengan mwtode FTA (Fault Tree Analisys) mendapatkan analisis penyebab kerusakan jaringan distribusi listrik, yaitu, Gangguan alam, Gangguan alam yang menyebabkan kerusakan jaringan distribusi dapat berupa: angin kencang, petir, banjir, dan hujan lebat. Permasalahan yang terjadi akibat gangguan alam yaitu: kerusakan kabel, dan tiang listrik, kerusakan penangkal petir, dan kerusakan konektor. Gangguan manusia, aktivitas manusia seringkali menyebabkan kerusakan jaringan distribusi listrik, aktivitas berupa bermain layang-layang, Pekerjaan pihak ke III, dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan distribusi. menyebabkan tersangkut dan mati diatas kabel listrik, sehingga distribusi listrik terganggu. Gangguan komponen /material listrik biasanya terjadi karena mutu komponen yang dipakai dalam pendistribusian listrik tidak bagus, sehingga sering terjadi kerusakan jaringan distribusi listrik. material yang dipakai tersebut sudah lama, sehingga mudah keropos, aus, hingga patah.References
Duyo, R. A. (2020). "Analisis Penyebab Gangguan Jaringan Pada Distribusi Listrik Menggunakan Metode Fault Tree Analysis i PT. PLN (Persero) Rayon Daya Makassar". Vertex Elektro, Vol.12, No.02, Tahun 2020 (Agustus), 12, 1-12.
Nurida, Lida & Wrahatnolo, Tri. (2016). “Analisis Pengaruh Gangguan Beban Lebih Pada IBT Terhadap Kinerja OLS Di Subsistem Krian-Gresikâ€. Vol.05 No.03,, Tahun 2016, 0 – 28.
Bastuti S. (2019). Analisis risiko kecelakaan kerja dengan metode fault tree analysis (FTA) untuk menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja. TEKNOLOGI 2(1): 48-52.
Abidin Pasaribu, S. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual Untuk Meremidiasi Miskonsepsi Pada Materi Gaya Dan Hukum Newton. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, 4(2), 36–47.









