Pengaruh Kondisi Wiring Terhadap Persentase Kesalahan (Error) Pada KWH Meter

Authors

  • Tiara Hasan
  • Djon K Elwarin
  • Soleman Sesa

DOI:

https://doi.org/10.54463/je.v1i1.3

Keywords:

Kondisi Wiring, Persentase kesalahan (error), kWh meter

Abstract

-Energi listrik yang digunakan konsumen akan dihitung secara otomatis oleh PT. PLN (Persero) dengan menggunakan alat ukur yaitu kWh meter. Fungsi dari kWh meter adalah menghitung seberapa besar pemakaian energi listrik suatu beban. Dalam hal ini, diperlukan pengukuran yang akurat terhadap energi listrik yang digunakan konsumen. Kesalahan dalam pengukuran akan mengakibatkan energi listrik yang terukur menjadi berbeda dengan energi istrik yang dikonsumsi. Adapun salah satu penyebab terjadinya kesalahan pengukuran energi listrik adalah adanya kesalahan dalam pengkabelan (wiring) yang menghubungkan antara kumparan-kumparan yang terdapat pada alat ukur energi listrik. Sehingga dari hal tersebut, ketelitian dari kWh meter menjadi dasar dari penelitian yang akan dilakukan berupa pengukuran persentase kesalahan (error), pengukuran tersebut dilakukan dengan menggunakan Alat test kWh meter. Data yang diperoleh dari pengukuran tersebut yaitu, dapat disimpulkan bahwa persentase kesalahan (error) untuk kWh meter dengan kondisi pemasangan wiring yang benar memilki rata-rata persentase kesalahan (error) sebesar 0.7 % atau berada pada range dari batas kesalahan yang diijinkan yaitu error <1 %. Pengukuran selanjutnya dilakukan pada kWh meter dengan kondisi pemasangan wiring yang salah (Fasa Netral Terbalik) didapati persentase kesalahan (error) yang masih berada pada range dari batas kesalahan yang diijinkan yaitu error <1 %. Dengan rata-rata persentase kesalahan (error) pembacaan sebesar 0.8 %. Sedangkan pengukuran yang juga dilakukan pada kWh meter dengan kondisi pemasangan wiring yang salah (Input Output Terbalik) didapati persentase kesalahan (error) yang seluruhnya telah melebihi batas yang diijinkan yaitu error >1 %. Dengan rata-rata persentase kesalahan (error) sebesar 4.5 %.

References

Abdurahman. (2016). Analisis Pengaruh Kesalahan Wiring Terhadap Hasil Pengukuran Energi Listrik Pada Kwh Meter Dan Kvarh Meter. https://adoc.tips/analisis-pengaruh-kesalahan-wiring-terhadap-hasilpengukuran.html

Buku PLN Bahan ajar pengukuran dan App. http://digilib.polban.ac.id/files/disk1/157/jbptppolban-gdlariefnuriy-7838-3-bab2--6.pdf http://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/21332/130422014.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Erlin Pranoto. (2017). KWh Meter Sebagai Alat Ukur Energi Listrik. https://docplayer.info/45971727-Bab-iiikwh-meter-sebagai-alat-ukur-energi-listrik-dan-ampermeter-jika-v-volt-yang-ditunjukkan-oleh-voltmeter-dan-iamper-yang.html

PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan Dan Pelatihan. (2014). Instrumentasi dan Pengukuran Listrik.

https://www.slideshare.net/RedoPariansah/5-instrumentasi-dan-pengukuran-listrik-mkk .

Yogan Hari Hartono. (2017). Rancang Bangun Alat Pembatas Dan Pengukur Tidak Langsung Pasangan Luar

Di Laboratorium SDTL. http://digilib.polban.ac.id/files/disk1/157/jbptppolban-gdl-yoganharih-7833-3-bab2-1.pdf.Bandung.

Downloads

Published

2021-06-10

Issue

Section

Articles