PRAKIRAAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK AREA KOTA AMBON MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES DAN REGRESI LINIER BERGANDA

Authors

  • Hendra Golf Politeknik Negeri Ambon
  • Marceau Haurissa Politeknik negeri ambon
  • Hamles Latupeirissa Politeknik Negeri Ambon

DOI:

https://doi.org/10.54463/36367a48

Abstract

Pertumbuhan kebutuhan energi listrik di Kota Ambon yang dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi dan pertumbuhan jumlah penduduk menuntut adanya perencanaan penyediaan tenaga listrik yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan beban listrik Kota Ambon periode 2025–2034 dengan menggunakan metode Time Series dan Regresi Linier Berganda. Metode Time Series digunakan untuk meramalkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan jumlah penduduk sebagai variabel bebas, sedangkan metode Regresi Linier Berganda digunakan untuk memprediksi beban listrik berdasarkan hubungan antara PDRB (X?), jumlah penduduk (X?), dan beban listrik (Y). Data yang digunakan merupakan data sekunder dari PT PLN (Persero) Area Ambon dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon periode 2020–2024. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa model memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat dengan nilai R sebesar 0,99554 dan R² sebesar 0,99110, yang berarti sebesar 99,1% variasi beban listrik dapat dijelaskan oleh variabel PDRB dan jumlah penduduk, sedangkan 0,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Uji signifikansi menghasilkan nilai Fhitung sebesar 111,4264 dengan nilai signifikansi 0,0089 (<0,05), sehingga model regresi dinyatakan signifikan. Hasil peramalan menggunakan metode Time Series menunjukkan bahwa PDRB Kota Ambon diperkirakan meningkat dari Rp21.097.158 pada tahun 2025 menjadi Rp33.825.595 pada tahun 2034, sedangkan jumlah penduduk meningkat dari 366.508 jiwa menjadi 407.076 jiwa pada periode yang sama. Berdasarkan hasil perhitungan regresi linier berganda, beban listrik Kota Ambon diperkirakan mengalami peningkatan dari 59,103 MW pada tahun 2025 menjadi 80,885 MW pada tahun 2034, dengan laju pertumbuhan tahunan berkisar antara 3,01% hingga 4,60%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Time Series dan Regresi Linier Berganda mampu memberikan hasil peramalan yang baik sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam perencanaan pengembangan sistem penyediaan tenaga listrik di Kota Ambon pada masa mendatang.

 

Kata kunci: Peramalan Beban Listrik, Time Series, Regresi Linier Berganda, PDRB, Jumlah Penduduk, Kota Ambon.

 

Published

2026-08-27

Issue

Section

Articles