EVALUASI KONTINUITAS PENYALURAN TENAGA LISTRIK PADA PENYULANG LATERI 1

Authors

  • Marselin Jamlaay Politeknik Negeri Ambon
  • Sefnath J. Wattimena
  • Halomoan M. Muskita

DOI:

https://doi.org/10.54463/jbsbzb59

Abstract

Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan salah satu aspek penting dalam menjamin kontinuitas penyaluran energi listrik kepada pelanggan. Gangguan pada jaringan distribusi dapat menyebabkan terputusnya pasokan tenaga listrik sehingga memengaruhi kualitas pelayanan dan tingkat keandalan sistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keandalan sistem jaringan distribusi 20 kV pada Penyulang Lateri 1 berdasarkan indeks System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), System Average Interruption Duration Index (SAIDI), dan Customer Average Interruption Duration Index (CAIDI). Analisis dilakukan menggunakan data gangguan periode Januari sampai September yang meliputi durasi gangguan, jumlah pelanggan padam, jumlah kejadian gangguan, dan penyebab gangguan. Penyulang Lateri 1 melayani 10.508 pelanggan dan selama periode pengamatan tercatat 9 kejadian gangguan dengan 15.235 interupsi pelanggan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai SAIFI sebesar 1,45 kali/pelanggan, SAIDI sebesar 0,676 jam/pelanggan, dan CAIDI sebesar 0,466 jam/interupsi atau sekitar 28 menit/interupsi. Jika dibandingkan dengan nilai acuan SPLN 68-2:1986, yaitu SAIFI sebesar 3,2 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI sebesar 21,09 jam/pelanggan/tahun, hasil pengamatan menunjukkan bahwa nilai SAIFI dan SAIDI masih berada di bawah nilai acuan tersebut.

Kata kunci: keandalan; jaringan distribusi; Penyulang Lateri 1

References

[1] N. Pasra, Samsurizal, and M. Fajri, “Evaluasi tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV menggunakan indeks SAIDI SAIFI,” SUTET, vol. 12, no. 1, pp. 31–41, 2022, doi: 10.33322/sutet.v12i1.1644.

[2] A. L. Febrianingrum and S. Pramono, “SAIFI untuk evaluasi keandalan sistem distribusi tenaga listrik pada jaringan transmisi menengah 20 kV,” Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, vol. 21, no. 1, pp. 1–6, 2022, doi: 10.24843/MITE.2022.v21i01.P01.

[3] Sukmawati and A. Budiman, “Analysis of the reliability of the 20kV distribution system of PT PLN (Persero) ULP Tarakan using root cause problem solving methods,” Journal of Emerging Supply Chain, Clean Energy, and Process Engineering, vol. 2, no. 2, 2023, doi: 10.57102/jescee.v2i2.70.

[4] L. I. Hidayat, A. R. Sultan, and A. Achmad, “Analisis keandalan sistem distribusi 20 kV ULP Sungguminasa Penyulang Pallangga menggunakan metode Section Technique dan Reliability Index Assessment (RIA),” Jurnal Elektrik, vol. 1, no. 2, pp. 51–60, 2022, doi: 10.65485/elektrik.v1i2.451.

[5] A. Asri, A. Achmad, S. Thaha, and W. S. Alfira, “Perbaikan rugi energi dengan rekonfigurasi jaringan pada sistem distribusi radial,” Jurnal Teknologi Elekterika, vol. 17, no. 1, pp. 7–12, 2020, doi: 10.31963/elekterika.v4i1.2117.

[6] F. Nurfadillah and Liliana, “Analysis of reliability of 20 kV distribution network system in PT. PLN (Persero) ULP Panam with Reliability Index Assessment (RIA) method,” Indonesian Journal of Electrical Engineering and Renewable Energy (IJEERE), vol. 2, no. 2, pp. 104–112, 2022, doi: 10.57152/ijeere.v2i2.468.

[7] U. K. Luthfiyani, A. Setiawan, and S. Arifin, “Analisis perbandingan indeks keandalan sistem jaringan distribusi dengan metode Section Technique dan Reliability Index Assessment (RIA): Studi kasus Gardu Induk Balaraja,” INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 2, no. 1, pp. 250–264, 2023, doi: 10.55123/insologi.v2i1.1782.

[8] Perusahaan Umum Listrik Negara, SPLN 68-2:1986: Tingkat Jaminan Sistem Tenaga Listrik, Bagian Dua: Sistem Distribusi. Jakarta, Indonesia: Departemen Pertambangan dan Energi, 1986.

Downloads

Published

2026-08-27

Issue

Section

Articles